Non Laboratorium / Diagnostik

( Rontgen, EKG, USG, Spirometri, Audiometri, Treadmill,  )

EKG

Ektrokardiografi (EKG) atau rekam jantung merupakan pemeriksaan diagnostik untuk mengetahui aktivitas elektrik (listrik) jantung. Elektrokardiogram adalah rekaman aktivitas elektrik jantung sebagai grafik jejak garis pada kertas grafik. Bentuk jejak garis yang naik dan turun tersebut dinamakan gelombang (wave).

Faktor-faktor kritis yang mempengaruhi pemeriksaan EKG :

  1. Penempatan elektroda yang tidak benar atau elektroda yang tidak menempel sempurna di kulit dapat mempengaruhi keakuratan rekaman EKG.
  2. Suhu di area pemeriksaan harus dipertahankan pada suhu 20-25oC dan kelembabannya harus rendah.
  3. Pemeriksaan EKG harus jauh dari peralatan yang menyebabkan bising seperti ultrasonic, X-ray, handphone atau alat elektronik lainnya.
  4. Pasien harus dalam kondisi tenang, tidak bergerak atau berbicara selama pemeriksaan. Kaki dan lengan pasien dipastikan tidak kontak dengan bahan metal.
  5. Data usia dan jenis kelamin pasien harus benar karena beberapa jenis alat EKG menginterpretasi hasil berdasarkan usia dan jenis kelamin.
  6. Tidak menggunakan barang yang mengandung logam seperti jam, handphone, kunci dll
  7. Pasien tidak diperkenankan berolah raga sebelum pemeriksaan
USG

USG atau ultrasonografi adalah teknik menciptakan gambar ilustrasi nyata yang berasal dari dalam tubuh seseorang. Dalam menciptakan gambar, alat ini memanfaatkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi.

RADIOLOGI

COMPUTED RADIOGRAPHY ( CR )

Merupakan salah satu teknologi baru dalam radiologi yang menggunakan sistem komputer. Dengan menggunakan teknologi CR, hasil yang diterima pasien tidak sekedar cetakan atau seberkas film pada umumnya. Karena hasil rontgen yang didapat berupa softcopy atau file gambar dengan kualitas yang sangat prima yang tersimpan dalam CD.

Hasil foto rontgen tersebut yang tersimpan dalam CD dapat dibuka oleh pelanggan, khususnya oleh dokter / mitra ataupun pasien sendiri di laptop / PC sehingga akan sangat membantu bagi dokter / mitra kerja yang tidak memiliki viewer ditempat prakteknya.

FOTO PANORAMIC (FOTO GIGI)

Panoramic digunakan untuk melihat gigi secara keseluruhan berupa rontgen atau foto gigi dan rahang yang umumnya diperlukan oleh dokter gigi.
Panoramic ini dilakukan guna melihat secara jelas tentang masalah kesehatan gigi dan mulut sehingga memudahkan dokter gigi untuk menentukan tindakan yang tepat sesuai dengan kebutuhan pasien dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut.

TREADMILL

Treadmill atau stress test adalah pemeriksaan uji latih jantung beban dengan berjalan diatas track / ban berjalan ,yang dilengkapi dengan monitor dan alat rekam jantung (EKG). Prinsipnya adalah merekam aktifitas jantung pada saat latihan.

Kegunaan treadmill :
Untuk mendeteksi dini adanya resiko penyakit jantung koroner ( PJK )

Syarat pemeriksaan :

  • Mengenakan pakaian longgar dan nyaman serta sepatu yang nyaman
  • Tekanan darah normal ( maximal 140/90 mmHg )
SPIROMETRI

Pemeriksaan spirometri digunakan untuk mengetahui adanya gangguan di paru-paru dan saluran pernapasan. Alat ini sekaligus digunakan untuk mengukur fungsi paru.

Pemeriksaan spirometri bertujuan:

  • Menilai status faal/fungsi paru -paru : normal, restriksi, obstruksi, campuran
  • Menentukan diagnosis penyakit : asma, penyakit paru obstrukstif kronik (PPOK), dll
  • Menilai manfaat pengobatan : memadai atau belum
  • Memantau perjalanan penyakit apakah mengalami perbaikan atau perburukan
  • Menentukan prognosis : memprediksi kondisi penyakit di masa mendatang
  • Menentukan toleransi/risiko tindakan bedah atau anestesi umum
AUDIOMETRI

Audiometri merupakan pemeriksaan untuk mengetahui gangguan fungsi pendengaran dengan tujuan untuk menentukan jenis dan derajat ketulian. Pemeriksaan Audiometri dilakukan di dalam ruang kedap suara ( chamber ) dengan memakai alat headset atau bone conduction yang terhubung lewat alat Audiometri . Hasil pemeriksaan audiometri berupa grafik yang biasa disebut dengan Audiogram

Kategori Tuli :

  1. Ringan : masih bisa mendengar pada intensitas 20-40 dB
  2. Sedang : masih bisa mendengar pada intensitas 40-60 dB
  3. Berat : sudah tidak dapat mendengar pada intensitas 60-80 dB
  4. Berat sekali : sudah tidak dapat mendengar pada intensitas > 80 dB

Hubungi kami

Terimakasih telah singgah di website kami. Jika anda memiliki pertanyaan berkaitan dengan pemeriksaan laboratorium maupun pemeriksaan fisik medis lainnya kami sarankan agar anda menghubungi kami untuk berkonsultasi lebih lanjut melalui telepon, whatsapp maupun langsung datang ke tempat kami.

Klik pada alamat dibawah untuk rute terdekat

LAB KLINIK IBL TENTARA PELAJAR

Jl.Tentara Pelajar No.16 Semarang

Telp : 024 - 8451645, 8451646

Fax : 024 - 86454253

085108702416

LAB KLINIK IBL IMAM BONJOL

Jl. Imam Bonjol No.173 Semarang

Telp : 024 - 3569999, 3553188, 3584000

Fax : 024 - 3562595

08113770173

Home
Shop
Promo
Search